Tentang Perasaan yang Tersakiti

Tentang Perasaan yang Tersakiti

Pagi yang gelap bersamaan dengan angin berhembus kencang seakan sedang menertawakan dalam setiap langkah kedua kaki ini. Namun tak pernah ku mencoba terpikirkan untuk berhenti lalu menyerah, tak kan ku biarkan terhasut dan terhanyut menuju suasana kepedihan.

Rasa kekecawaan semakin besar saat kemana saja diri pergi melangkahkan sebuah harapan. Selalu mengikuti seolah tubuh ini merupakan sumber kekecawaan tersebut.

Menjadi yang terbaik...Menjadi lebih baik...Dapat memberikan hal yang terbaik..

Apakah sesuatu yang ingin ku lakukan merupakan sebuah kesalahan, meskipun ada yang dapat mengerti tentang perasaan ini akan tetap merupakan suatu kesalahan.

Sepertinya malam nanti tak ingin secangkir kopi yang ada di sampingku.. Ku hanya ingin bisa tidur terlelap dengan cepat.. Agar aku dapat menemukan jawaban yang tepat di kemudian hari...

Tersakiti bukan pilihanku, bukan pilihanmu juga untuk menyakiti.. Ini hanyalah tentang sebuah perasaan, dimana perasaan yang kuat adalah sebuah kebenaran..

Belum ada Komentar untuk "Tentang Perasaan yang Tersakiti"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel